WELCOME TO MY BLOG HOPE YOU'RE INSPIRED AND MOTIVATED

10 Lagu Terbaik Linkin Park Sepanjang Masa

Sebagai grup public figure khususnya di dunia musik, tentu sebuah band akan memiliki lagu yang digemari banyak orang di seluruh dunia. Salah satunya adalah Linkin Park, band asal Amerika Serikat yang menjadi entertainer dengan membawakan lagu bergenre Nu Metal, Rock Alternative, dan Rap Rock. Diantara semua lagu yang pernah dirilis, pasti ada beberapa yang menjadi favorit masyarakat pecinta musik, sehingga menjadikan lagu tersebut sebagai lagu terbaik yang band miliki. Penilaian dan tanggapan/respon positif masyarakat tersebutlah yang membuat Linkin Park menjadi salah satu band papan atas yang sangat berprestasi.

Source : https://www.idntimes.com/hype/entertainment/
bima-kristian-pranoto/sedih-banget-inilah-9-lagu
-emosional-dari-grup-band-linkin-park-hp-c1c2

Sejauh ini Linkin Park telah merilis 7 album studio, diantaranya Hybrid Theory, Meteora, Minutes To Midnight, A Thousand Suns, Living Things, The Hunting Party, dan One More Light. Sementara untuk album lainnya, ada banyak juga, namun saya tidak mengetahui semua album non-studio tersebut. Mungkin saya mengetahui Reanimation, Recharged, Collision Course, Live In Texas, dan Linkin Park Underground, sementara yang lain saya tidak mengetahuinya :( :D. Album terbaru Linkin Park, One More Light, sempat menjadi perdebatan karena perubahan musik mereka yang sangat drastis, yaitu dari Rock Metal menjadi Pop. Namun dibalik penilaian negatif masyarakat, album ini tetap menjadi album LP yang populer. Terbukti sampai sekarang ingel - singel di album ini diterima secara positif oleh masyarakat. Sebut saya Heavy (Featuring Kiiara), One More Light, Talking To My Self, dan Battle Symphony yang menjadi singel andalan album, dan sebenarnya bisa juga dikategorikan sebagai lagu Linkin Park terbaik.

Namun diluar kemunculan band dengan wajah yang baru dan tetap menjadi musik unggulan ini, tidak bisa dipungkiri bahwa kesuksesan sejati yang dimiliki Chester Bennington dan kawan - kawan memang terdapat pada album - album awal mereka. Jika kita bandingkan dengan tahun - tahun baru mereka (sebut saja saat perilisan album Living Things, The Hunting Party, dan One More Light), yang sampai saat ini menjadi yang paling diingat adalah saat Linkin Park masing bersama Hybrid Theory, Meteora, dan Minutes To Midnight. Bagaimana tidak ? Meskipun sekarang band yang dibentuk pada tahun 1996 ini berganti wajah menjadi band Pop, tetap saja mereka lebih dikenal sebagai band Nu Metal dan Alternative Rock.

Melihat hal inilah, saya kemudian merangkum semua album tersebut, dan memutuskan 10 lagu Linkin Park terbaik dari awal berdirinya band hingga sekarang. Postingan ini tentu akan berbeda dengan teman - teman yang tidak satu pikiran dengan saya. Karena masyarakat memiliki penilaiannya masing - masing, sehingga sulit untuk mengetahui yang mana yang memang merupakan lagu terbaik LP. Begitu pula mengenai masa - masa kesuksesan mereka, antara tahun lama (Metal) dengan tahun baru (Elektronik Rock dan Pop).

Namun jika teman - teman bertanya lagu mana saja milik band yang merupakan lagu terbaik Linkin Park (versi saya), berikut pembahasannya, "10 lagu terbaik Linkin Park sepanjang masa."

10. Papercut.

Daftar dimulai dari lagu berjudul Papercut. Ini merupakan singel ketiga Linkin Park di album studio pertama mereka, Hybrid Theory. Lagu ini dirilis pada tanggal 25 September 2001. Papercut meraih posisi 14 di UK Singles Chart pada tahun 2001 dan posisi 32 di US Billboard Hot Modern Rock Track pada tahun 2002. Juga pada tahun 2017, lagu ini meraih posisi 18 di US Billboard Hot Rock Songs dan posisi 100 di Singles Digital Top 100 Republik Ceko. Kemudian Papercut meraih sertifikat Emas di Amerika Serikat atas penjualannya yang mencapai 500.000 kopi. Papercut merupakan lagu yang sangat enerjik, dan menggambarkan musik yang murni Nu Metal. Juga terdapat unsur Rap, yang ditunjukkan oleh aksi rap dari Mike Shinoda, yang menurus saya itu merupakan rap tercepat di antara semua lagu Linkin Park. Sementara Chester Bennington tidak melakukan scream. Melodi di lagu ini dibuat agak seram, namun tetap indah didengar. Lalu ada permainan DJ dari Joseph Hahn di bagian intro dan pertengahan lagu. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang merasa takut terhadap sisi jahat di dalam dirinya. Video klipnya memperlihatkan para anggota band bermain musik di sebuah ruangan. Chester dan Mike bernyanyi sambil bergerak kesana-kemari. Namun Rob Bourdon tidak memainkan drum, melainkan hanya duduk di sofa sambil menikmati lagu. Di sebelah ruangan tersebut juga terdapat ruangan lain yang menyeramkan.

9. Leave Out All The Rest.


Selanjutnya ada lagu berjudul Leave Out All The Rest. Lagu ini berada di album studio ketiga Linkin Park, Minutes To Midnight, yang merupakan singel kelima di album tersebut. Leave Out All The Rest dirilis pada tanggal 14 Juli 2008. Lagu ini meraih posisi 94 di US Billboard Hot 100, posisi 69 di US Billboard Pop 100, dan posisi 90 di UK Singles Chart. Juga meraih posisi 11 di US Billboard Hot Modern Rock Tracks dan posisi 33 di US Billboard Hot Mainstream Rock Tracks. Pada tahun 2017 lagu ini meraih posisi 22 di US Billboard Hot Rock Songs. Leave Out All The Rest pun meraih sertifikat Platinum di Amerika Serikat berkat penjualannya yang mencapai 1 juta kopi. Lagu ini termasuk lagu yang bertempo lembut-sedang. Genre yang diusung adalah Alternative Rock. Melodinya terdengar sangat indah. Musiknya benar-benar menghanyutkan. Disini yang bernyanyi hanya Chester Bennington. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang meminta kepada orang lain agar ketika ia sudah tidak ada di dunia ini (meninggal), mereka hanya mengingat kebaikan seseorang tersebut, bukan keburukannya. Video klipnya memperlihatkan Brad Delson dan kawan-kawan berada di kapal luar angkasa. Awalnya semua baik-baik saja. Namun tiba-tiba kapal tersebut seperti kehilangan gravitasi, dan membawa para personil bergerak mendekati matahari, sehingga mereka pun bisa melihat matahari dari jarak yang cukup dekat.

8. Faint.


Di peringkat 8 ada lagu berjudul Faint. Kalau lagu yang satu ini merupakan lagu yang berada di album studio kedua Linkin Park yaitu Meteora, yang merupakan singel kedua di album tersebut. Lagu ini dirilis pada tanggal 9 Juni 2003. Faint meraih posisi 1 di US Billboard Hot Modern Rock Tracks, posisi 2 di US Billboard Mainstream Rock Tracks, dan posisi 15 di US Billboard Hot Rock Songs. Juga meraih posisi 48 di US Billboard Hot 100 dan US Billboard Hot 100 Airplay, serta posisi 15 di UK Singles Chart. Lagu ini juga meraih sertifikat Platinum di Amerika Serikat atas penjualannya yang mencapai 1 juta kopi. Faint adalah lagu yang keras. Genre yang diusung di lagu ini adalah Alternative Metal dan Rap Metal. Musik kerasnya itu bisa didengarkan melalui permainan drum-nya yang sangat menghentak dan melalui distorsi gitar-nya. Kembali Mike Shinoda bernyanyi rap, dimana dia nge-rap dengan sangat cepat juga. Lalu Chester Bennington scream di lagu ini, setelah chorus kedua. Faint bercerita tentang seseorang yang merasa sedih karena diabaikan oleh orang-orang yang ia cintai. Namun ia terus meminta kepada orang-orang tersebut agar diperhatikan dan didengar. Video klipnya menampilkan Dave Farrell dkk bermain musik di depan banyak orang, dimana awalnya mereka disorot dari belakang dan terlihat sebagai bayangan hitam (siluet). Lalu di chorus terakhir, mereka disorot dari depan dan semuanya terlihat jelas.

7. Breaking The Habit.


Lagu berikutnya yang masuk daftar lagu terbaik Linkin Park adalah Breaking The Habit. Lagu ini juga berada di album Meteora, dan merupakan singel kelima di album tersebut. Lagu ini dirilis pada tanggal 14 Juni 2004. Breaking The Habit meraih posisi 1 di US Billboard Hot Modern Rock Tracks dan US Billboard Mainstream Rock Tracks, serta posisi 20 di US Billboard Hot 100. Pada tahun 2017 lagu ini meraih posisi 12 di US Billboard Hot Rock Songs. Kemudian meraih sertifikat Emas di Amerika Serikat dengan penjualannya yang mencapai 500.000 kopi. Alunan musik lagu ini termasuk lembut, namun lebih enerjik dari Leave Out All The Rest. Genre yang diusung adalah Alternative Rock bercampur Elektronik, dan unsur elektronik-nya cukup kuat. Keyboard dimainkan di sepanjang lagu, sementara gitar dimainkan pada verse 1 dan verse 2. Di lagu ini yang bernyanyi hanya Chester Bennington. Breaking The Habit bercerita tentang seseorang yang mencoba untuk menghentikan kebiasaan buruknya yaitu mengonsumsi obat terlarang. Video klipnya memperlihatkan semua anggota band bermain musik di atas gedung yang tinggi, dimana mereka dan semua karakter di video tersebut (seperti polisi, seorang pria dan wanita) terlihat dalam bentuk animasi atau kartun. Video klip tersebut meraih penghargaan Viewer's Choice Awards pada MTV Video Music Awards 2004 dan Best Group Video pada MTV Video Music Awards Japan 2005.

6. One Step Closer.


Kita kembali ke album studio pertama band, Hybrid Theory. Di peringkat 6 ada singel berjudul One Step Closer, yang merupakan singel pertama di album tersebut. Inilah lagu pertama yang dibuat oleh Linkin Park. Lagu ini dirilis pada tanggal 28 September 2000. One Step Closer pun langsung melejitkan nama Linkin Park di kancah musik internasional. Lagu ini meraih posisi 4 di US Billboard Mainstream Rock Tracks dan posisi 5 di US Billboard Hot Modern Rock Tracks. Juga meraih posisi 75 di US Billboard Hot 100 dan posisi 24 di UK Singles Chart. Pada tahun 2017 One Step Closer meraih posisi 14 US Billboard Hot Rock Songs. Kemudian meraih sertifikat Platinum di Amerika Serikat dengan penjualan mencapai 1 juta kopi. One Step Closer juga merupakan lagu yang keras, tidak kalah garang dengan Faint. Genre lagunya adalah Nu Metal. Distorsi gitarnya benar-benar jelas. Namun permainan drumnya tidak se-enerjik di Faint. Joseph Hahn pun tidak ketinggalan dengan permainan DJ-nya yang sangat lincah. Chester Bennington kembali scream, dan ditunjukkan di verse 3. Sementara Mike Shinoda hanya menjadi backing vocal di bagian chorus. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang merasa tertekan karena orang-orang di sekitarnya berbicara terlalu banyak hal kepadanya. Video klipnya memperlihatkan Rob Bourdon dan kawan-kawan bermain musik di sebuah terowongan. Juga ada beberapa orang yang terlihat melayang atas para personil tersebut.

5. Somewhere I Belong.


Peringkat 5 diduduki oleh lagu berjudul Somewhere I Belong. Lagu ini berada di album kedua yaitu Meteora, dan merupakan singel pertama di album tersebut. Lagu ini dirilis pada tanggal 17 Maret 2003. Somewhere I Belong meraih posisi 1 di US Billboard Mainstream Rock Tracks dan US Billboard Hot Modern Rock Tracks. Juga meraih posisi 32 di US Billboard Hot 100 dan posisi 10 di UK Singles Chart. Di Tahun 2017 lagu ini meraih posisi 9 di US Billboard Rock Songs. Lalu meraih sertifikat Platinum di Amerika Serikat dengan penjualan mencapai 1 juta kopi. Somewhere I Belong adalah lagu yang bertempo sedang, dengan genre musik Alternative Metal dan Rap Rock. Disini Chester dan Mike kembali berkolaborasi. Chester tidak scream, dan Mike ngerap dengan kecepatan sedang. Semua personil bermain dengan tempo sedang, termasuk DJ dari Joe Hahn. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang merasa sedih karena berada di tempat yang tidak ia inginkan. Namun ia sadar semua itu terjadi karena kesalahannya sendiri. Video klipnya memperlihatkan semua anggota band bermain musik di suatu tempat dengan api di sekelilingnya. Disisi lain terlihat Mike bernyanyi di depan air mancur dan di sampingnya ada banyak biarawan. Video klip tersebut meraih penghargaan Best Rock Video pada MTV Video Music Awards 2003, Favorite Video pada MTV Asia Awards 2004, dan Best International Video pada MTV Video Music Brazil 2003.

4. Crawling.


The next song from LP yang masuk daftar lagu terbaik adalah lagu yang berjudul Crawling, yang merupakan singel kedua di album studio pertama Hybrid Theory. Lagu ini dirilis pada tanggal 13 Oktober 2000. Crawling meraih posisi 5 di US Billboard Hot Modern Rock Tracks dan posisi 3 di US Billboard Mainstream Rock Tracks. Juga meraih posisi 79 di US Billboard Hot 100 dan posisi 16 di UK Singles Chart. Di tahun 2017 lagu ini meraih posisi 8 di US Billboard Hot Rock Songs. Lalu meraih sertifikat Emas di Amerika Serikat dengan penjualan mencapai 500.000 kopi. Kemudian Crawling meraih penghargaan Best Hard Rock Performance pada Grammy Awards 2002. Gaya musik dari Crawling cukup unik menurut saya, dimana permainan instrumennya lembut, tetapi vokalnya berat. Seolah hanya vokal tersebutlah yang membuat lagu ini menjadi keras. Genre yang diusung adalah Nu Metal. Selain Chester, Mike juga ikut bernyanyi, dengan bermain rap di bagian Pre-Chorus. Crawling bercerita tentang seseorang yang memiliki perasaan trauma akibat masa lalu-nya yang kelam, dan rasa trauma tersebut seperti merayap di kulitnya (selalu menghantuinya). Video klipnya memperlihatkan Linkin Park bermain musik di sebuah tempat, yang dikelilingi oleh benda berbentuk kristal. Juga diperlihatkan seorang wanita yang sedang merasa depresi, baik ketika ia sendirian maupun ketika berinteraksi dengan orang lain.

3. What I've Done.


Di peringkat 3 ada lagu berjudul What I've Done, yang merupakan singel pertama di album studio ketiga Linkin Park yaitu Minutes To Midnight. Lagu ini dirilis pada tanggal 2 April 2007. What I've Done meraih posisi 1 di US Billboard Hot Modern Rock Tracks dan US Billboard Hot Mainstream Rock Tracks. Juga meraih posisi 7 di US Billboard Hot 100, posisi 4 di US Billboard Pop 100, posisi 1 di UK Rock And Metal Singles Chart, dan posisi 6 di UK Singles Chart. Pada tahun 2007 lagu ini meraih posisi 67 di US Billboard Hot Rock Songs. Kemudian meraih sertifikat 5x Platinum di Amerika Serikat denga penjualan sebanyak 5 juta kopi. Di lagu ini Linkin Park bermain dengan gaya musik yang murni Alternative Rock. Tempo lagunya sedang-sedang. Suara piano terdengar di banyak bagian lagu. Petikan gitar melodi juga ada, yaitu setelah chorus 2. Joseph Hahn juga tidak ketinggalan dengan permainan DJ-nya. Di sini yang bernyanyi hanya Chester Bennington, dan tidak scream. What I've Done bercerita tentang seseorang yang menyesali perbuatan buruknya dan ingin agar orang lain memaafkan kesalahnnya. Video klipnya memperlihatkan Brad Delson dan kawan-kawan bermain musik di gurun pasir. Diperlihatkan juga mengenai peristiwa-peristiwa buruk yang terjadi di dalam kehidupan manusia, seperti peperangan, terorisme, bencana kelaparan, dan pencemaran lingkungan. Lagu ini juga dijadikan soundtrack untuk film Transformers 1.

2. In The End.


Kalau lagu di peringkat 2 ini juga bisa dikatakan sebagai karya terbaik yang pernah dibuat oleh Linkin Park. Yap, ini dia In The End, yang merupakan singel keempat di album Hybrid Theory. Lagu ini juga merupakan salah satu lagu ikonik atau signature-nya Linkin Park. In The End dirilis pada tanggal 9 November 2001. Lagu ini meraih posisi 2 di US Billboard Hot 100 dan posisi 8 di UK Singles Chart. Juga meraih posisi 1 di US Billboard Hot Modern Rock Tracks dan US Billboard Mainstream Top 40. Pada tahun 2017 lagu ini meraih posisi 3 di US Billboard Hot Rock Songs. In The End meraih sertifikat 4x Platinum di Amerika Serikat dengan penjualan mencapai 4 juta kopi. In The End juga merupakan lagu yang bertempo sedang, dengan genre yaitu Nu Metal dan Rap. Kolaborasi apik dari Chester dan Mike kembali terdengar. Mike bermain rap dengan kecepatan sedang-sedang, dan Chester tidak scream. Melodi piano terdengar di beberapa bagian, termasuk di awal dan di akhir. DJ dari Joe Hahn juga terdengar di intro dan outro. In The End bercerita tentang seseorang yang sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan sesuatu, namun pada akhirnya ia tetap saja gagal. Video klipnya memperlihatkan para personil band bermain musik di atas sebuah patung besar. Video klip tersebut meraih penghargaan Best Rock Video pada MTV Video Music Awards 2002 dan Best International Video pada MTV Video Music Brazil 2002.

1. Numb.


Tibalah kita di peringkat 1. Ini dia lagu terbaik yang dimiliki Linkin Park dan tentunya merupakan lagu ikonik mereka. Numb merupakan singel ketiga di album Meteora. Lagu ini dirilis pada tanggal 8 September 2003. Numb meraih posisi 1 di US Billboard Hot Modern Rock Tracks, US Billboard Mainstream Rock Tracks, dan UK Rock And Metal Singles Chart. Kemudian meraih posisi 11 di US Billboard Hot 100, posisi 14 di UK Singles Chart, dan posisi 2 di US Billboard Hot Rock Songs. Lagu ini meraih penghargaan Song Of The Year: Rock Alternative Radio pada Radio Music Awards 2004. Sertifikat yang diraih di Amerika Serikat adalah Platinum dengan penjualan mencapai 1 juta kopi. Numb memiliki tempo musik sedang, dengan mengusung genre yaitu Alternative Metal. Selain Chester, Mike juga bernyanyi namun bagiannya sedikit, yaitu pada Pre-Chorus, Outro, dan backing vokal di Chorus. Mike juga memainkan piano. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang merasa tertekan karena harus mengikuti keinginan orang lain, yang berbeda dengan keinginannya sendiri. Video klipnya menampilkan LP bermain musik di sebuah ruangan seperti di Gereja. Ditampilkan juga seorang wanita yang menjalani kehidupan sehari-hari namun penuh dengan konflik. Video tersebut meraih penghargaan Best International Video pada MTV Video Music Brazil 2004 dan People's Choice: Favourite International Group pada MuchMusic Video Awards 2004.

Baik, itulah tentang 10 lagu terbaik Linkin Park sepanjang masa. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, postingan ini pasti ada yang memiliki perbedaan dengan teman - teman, yang memiliki pendapat lain mengenai lagu terbaik Linkin Park. Namun itulah menurut penilaian saya, tanpa melupakan eksperimen mereka dari genre Nu Metal ke Rock Elektronik hingga Pop, di album - album terbaru mereka. Diluar daftar yang ada di postingan ini, tentu hampir semua lagu Linkin Park merupakan lagu yang luar biasa, yang begitu fenomenal, dan sampai sekarang tetap menjadi favorit para pecinta musik rock.

Sekian dulu pembahasan dari saya, kita lanjutkan pertemuannya di lain kesempatan. Bye....

Posting Komentar

0 Komentar